DARING ALL CLAS RABU 12 AGUSTUS 2020

X IPA
GEOGRAFI
Membuat soal teka teki silang materi bab 1 dengan ketentuan 5 soal mendatar dan 5 soal menurun. Terima kasih

ELEKTRONIKA
DOWNLOAD DAN PELAJARI " RANGKUM"
http://tiny.cc/PROGRAMMER-PART1
http://tiny.cc/PROGRAMMER-PART2
http://tiny.cc/PROGRAMMER-PART3
http://tiny.cc/PROGRAMMER-PART4
http://tiny.cc/PROGRAMMER-PART5
http://tiny.cc/PROGRAMMER-PART6
http://tiny.cc/PROGRAMMER-PART7

MATEMATIKA UMUM
Silahkan Simak dan pelajari video pada tugas Nilai mutlak  (12 Agustus 2020) yang ada pada google classroom! Tulis apa yang anda pelajari dari video tersebut!

X IPS
AQIDAH AKHLAQ
Membaca Dalil

@silahkan masuk ke classroom dengan mengisi daftar hadir terlebih dahulu, dan mohon bergabung dengan mempergunakan nama sesuai yang terdaftar di madrasah.
@tugas terlampir di classroom
Kode google classroom 10 IPS u5ayyzl
     semangat belajar 

GEOGRAFI
Membuat soal Teka teki silang dari materi bab 1 dengan ketentuan 5 soal mendatar dan 5 soal menurun.

MATEMATIKA UMUM
Silahkan Simak dan pelajari video pada tugas Nilai mutlak  (12 Agustus 2020) yang ada pada google classroom! Tulis apa yang anda pelajari dari video tersebut!

XI IPS
GEOGRAFI
Membuat 5 soal pertanyaan tentang materi posisi geografis indonesia sebagai poros maritim dunia. Tidak usah dikasih jawaban ya ( soal berbentuk essay atau pilihan ganda )

XII IPA 1
SOSIOLOGI LINTAS MINAT
Modernisasi merupakan bentuk perubahan sosial yang penting. Istilah modern, sebagai kata dasar modernisasi, berasal dari bahasa Latin, yaitu modo (cara) dan ernus (masa kini). Jadi secara harfiah, modernisasi artinya proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat modern. Aspek penting modernisasi adalah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti tentang gejala alam, mekanisasi dalam sistem pertanian, dll.
Seorjono Soekanto menjelaskan modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya terarah dan didasarkan pada perencanaan. 
Syarat syarat modernisasi ;
1. Berpikir ilmiah
2. sistem administrasi negara yang baik
3. Sistem pengumpulan data yang baik
4. Suasana yang kondusif
5, Kedisiplinan yang tinggi
6. Kesamaan cara pandang.
Penganut teori modernisasi berpandangan bahwa :
1. negara - negara Barat adalah yang paling modern
2. Modernisasi adalah proses dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern
3. negara dunia ketiga telah jauh tertinggal dalam perkembangan sosial mereka, sehingga harus diarahkan kembali
4. Mereka beranggapan bahwa kebanyakan masyarakat hanya meniru pada masyarakat yang maju.

kegiatan daring hari ini. kita akan mempelajari tentang konsep Modernisasi,  silahkan kalian link materi tersebut.

Penugasan pendalaman materi adalah sebagai berikut...
"Berikan pendapat dan penjelasan kalian, apakah kalian setuju atau tidak dengan konsep...  Pandangan  penganut teori modernisasi tentang :
1. negara - negara Barat adalah yang paling modern
2. Modernisasi adalah proses dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern
3. negara dunia ketiga telah jauh tertinggal dalam perkembangan sosial mereka, sehingga harus diarahkan kembali
4. Mereka beranggapan bahwa kebanyakan masyarakat hanya meniru pada masyarakat yang maju.

Artinya kalian dengan pendapat sendiri dan tentunya berdasar sumber bacaan kalian menjelaskan hal tersebut diatas.

Jangan lupa kirim laporan belajarnya ke web ini dan jangan lupa tulis dibuku masing - masing...
Terima kasih...

MATEMATIKA UMUM
Silahkan Simak dan pelajari video pada tugas Dimensi Tiga jarak titik ke bidang (12 Agustus 2020) yang ada pada google classroom! Tulis apa yang anda pelajari dari video tersebut!

XII IPA 2
BAHASA INDONESIA
Pelajari dan buat catatannya boleh di rangkum
Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai sejarah.

Atau,

Definisi lainnya yaitu teks cerita yang berdasarkan catatan – catatan peristiwa masa lampau dikembangkan berdasarkan bukti – bukti yang ditemukan yang nantinya jadi teks kenyataan sejarah.

Fungsi Teks Cerita Sejarah

Fungsi Teks Cerita Sejarah

Ada beberapa fungsi dari teks cerita sejarah ini, diantaranya yaitu:

Fungsi edukatif, yaitu bisa dijadikan petunjuk dan pelajaran kehidupan buat manusia dalam berperilaku.
Fungsi rekreatif, yaitu bisa memberikan rasa gembira dan senang kepada si pembaca tersebut.
Fungsi inspiratif, yaitu bisa memberikan inspirasi, imajinasi, dan kreatifitas buat keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara buat lebih baik lagi.
Fungsi intruktuf, yaitu sebagai alat bantu dalam pembelajaran.
Ciri – Ciri Teks Cerita Sejarah


Ciri - Ciri Teks Cerita Sejarah

Dibawah ini, ada beberapa ciri – ciri dari sebuah teks cerita sejarah, diantaranya sebagai berikut:

Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian.
Bentuk teks tersebut yaitu teks cerita sejarah (recount).
Struktur teksnya: Orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
Umumnya, sering memakai konjungsi temporal.
Berisikan sebuah fakta yang terjadi.
Struktur Teks Cerita Sejarah

Struktur Teks Cerita Sejarah

1. Orientasi

Pada bagian orientasi ini berisi tentang pengenalan atau pembukaan dari teks cerita sejarah.


Biasanya, berisi mengenai penjelasan singkat dari suatu peristiwa yang akan diceritakan di dalam sebuah teks cerita sejarah.

2. Insiden atau Urutan Kejadian

Pada bagian insiden ini, berisi mengenai rekaman peristiwa sejarah yang terjadi yang disampaikan menurut urutan kejadian atau waktu dari awal kejadian sampai pada akhir kejadian tersebut.

Bagian ini merupakan bagian pokok dari teks cerita sejarah yang biasanya dituliskan secara rinci dan mendetail, jadi para pembaca akan lebih memahami hal apa sebenarnya yang terjadi pada masa lalu.

3. Reorientasi

Reorientasi merupakan bagian akhir dari sebuah teks cerita sejarah tersebut.

Biasanya pada bagian ini berisi mengenai komentar pribadi dari si penulis itu sendiri mengenai kejadian yang ditulisnya.

Tapi, ada juga beberapa teks cerita sejarah yang gak menambahkan bagian penutup ini. Itu sah-sah aja, karena bagian ini cuma sebagai opsi atau pilihan aja.

Jenis – Jenis Teks Cerita Sejarah

Jenis - Jenis Teks Cerita Sejarah

Jenis – jenis teks cerita sejarah ini dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu sejarah fiksi dan sejarah non-fiksi. Berikut ini, penjelasannya!

1. Sejarah Fiksi
a. Novel

Novel merupakan karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, umumnya dalam bentuk cerita. Penulisnya disebut juga dengan novelis.

b. Cerpen

Cerpen yaitu cerita pendek berbentuk prosa naratif fiktif. Cenderung padat dan langsung pada tujuannya, dibandingkan dengan karya fiksi lainnya yang umumnya lumayan panjang.

c. Legenda

Legenda merupakan cerita prosa rakyat yang dianggap oleh sebagian orang adalah sesuatu yang benar – benar terjadi.

d. Roman

Roman atau kisah percintaan yaitu jenis karya sastra berbentuk prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan jiwa masing – masing.

2. Sejarah Non-Fiksi
a. Biografi

Biografi merupakan keterangan kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain.

b. Autobiografi

Autobiografi merupakan kisah atau keterangan hidup seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri.

c. Cerita Perjalanan

Cerita perjalanan merupakan teks yang menceritakan tentang perjalanan.

d. Catatan Sejarah

Catatan sejarah merupakan teks yang menceritakan fakta atau kejadian di masa lalu dan menjadi latar belakang sesuatu yang mempunyai nilai sejarah.

Perbedaan Sejarah Fiksi dan Non-Fiksi

Perbedaan Sejarah Fiksi dan Non-Fiksi


Sejarah Fiksi:

Jalan cerita disusun berdasarkan dunia nyata.
Gambaran kehidupan batin seorang tokoh lebih dalam.
Pengembangan karakter tokoh gak sepenuhnya terungkap.
Menyajikan kehidupan sesuai pandangan pengarang.
Sejarah Non-Fiksi:

Tersusun oleh fakta yang objektif.
Gambaran kehidupan tokoh ditulis lebih lengkap berdasarkan fakta.
Menyajikan kehidupan sesuai data dan fakta.
Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

1. Menggunakan Pronomina

Pronomina atau kata ganti yaitu kata yang dipakai buat menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara gak langsung.

Contohnya:

Kata ganti orang pertama tunggal. Misalnya: Saya, aku, beta, sahaya
Kata ganti orang pertama jamak. Misalnya: Kami, kita
Kata ganti orang kedua tunggal. Misalnya: Kamu,engkau, kau, anda, dikau
Kata ganti orang kedua jamak. Misalnya: Kalian
Kata ganti orang ketiga tunggal. Misalnya: Dia, ia, beliau, -nya
Kata ganti orang ketiga jamak. Misalnya: Mereka
2. Menggunakan Frasa Adverbial

Frasa adverbial merupakan kata yang menunjukkan kejadian atau peristiwa, waktu, dan juga tempat.

3. Menggunakan Verba Material


Verba material merupakan kata yang dipakai buat menunjukkan suatu aktivitas yang memakai fisik dalam melakukannya.

Contohnya: Membaca, mendorong, melempar, dan lain sebagainya.

4. Menggunakan Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal atau kata sambung waktu ini gunanya buat menata urutan – urutan peristiwa yang di ceritakan.

Teks cerita sejarah ini banyak memanfaatkan konjungsi temporal (kata penghubung waktu). Contohnya: Kemudian, setelah, lalu, dan lainnya.

5. Menggunakan Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan kalimat yang terdiri atas dua kalimat atau lebih yang digabungkan menjadi satu kalimat.

Contoh kalimat:

Pada akhirnya, Belanda mengakui kedaulatan Indonesia dalam konverensi yang diadakan di Den Haag.

Keterangannya:

“Pada akhirnya” = Ket
“Belanda” = S
“Mengakui” = P
“Kedaulatan Indonesia” = O
“Dalam konverensi” = Ket
“Yang diadakan di Den Haag” = Ket
Cara Membuat Teks Cerita Sejarah

Cara Membuat Teks Cerita Sejarah

Dibawah ini ada beberapa cara membuat teks cerita sejarah, terdiri atas:

Mencari ide gagasan dalam Wacana yang berisi berbagai sejarah, dengan begitu kita akan dapat membuat Orientasi yang merupakan pengenalan dari suatu kejadian. Caranya yaitu dengan mencari jawaban dari 5W 1H dalam Wacana tersebut. Contohnya : Apa yang terjadi? Kapan hal tersebut terjadi? Siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut? Bagaimana peristiwa tersebut terjadi? Dan Mengapa peristiwa tersebut terjadi?
Menganalisa urutan peristiwa dengan mengidentifikasi masalah dan menulis kronologi kejadian/peristiwa secara bertahap.
Mengulas kembali isi dari Teks tersebut dan menulis ulang menggunakan bahasa sendiri sesuai analisa struktur paragraf yang udah di lakukan sebelumnya. Bagian ini Optional, artinya boleh aja gak menyertakan tahapan ini.
Menyempurnakan Teks dengan memperhatikan EYD ataupun tata bahasa supaya lebih mudah dipahami oleh si pembaca.
Contoh Teks Cerita Sejarah


Contoh Teks Cerita Sejarah

Contoh Teks Pribadi Pahlawan R.A Kartini

1. Orientasi

Raden Ajeng Kartini atau yang kita kenal dengan Ibu Kartini. Dia adalah salah satu keturunan keluarga terpandang yang lahir pada tanggal 21 April 1879.

Dan keluarganya yang mewariskan suatu hal yaitu pendidikan. Beliau pernah duduk dibangku sekolah dasar sampai tamat sekolah sekolah dasar.

Beliau gak pernah puas akan ilmu pengetahuan dan membuat beliau ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tapi, ayahnya gak sependapat dengan beliau buat melanjutkan pendidikanya. Tahu sikap ayahnya seperti itu, beliau sedih tapi gak bisa mengubah keputusan ayahnya.

2. Peristiwa dan Masalah

Adat dikeluarganya yaitu seorang gadis atau wanita yang belum menikah belum dibolehkan keluar rumah atau juga disebut dipingit.

Buat mengisi waktu luangnya beliau membaca buku ilmu pengetahuan yang dia miliki.

Beliau emang gemar membaca atau kutu buku dan jadi keseharianya saat banyak waktu luang.

Bahkan dia gak takut buat bertanya kepada ayahnya, kalo dia gak mengerti atau kurang paham.

Kartini mempunyai teman yang banyak di Belanda dan sering bekomunikasi dengan mereka.

Bahkan pernah meminta kepada Mr.J.H. Abendanon buat memberikan dirinya beasiswa buat bersekolah di Belanda.

Belum sempat menyampaikan keinginanya beliau dinikahkan dengan Adipati Rembang yang bernama Raden Adipati Oyodiningrat.

Walaupun begitu beliau gak berhenti buat bercita – cita dan karena suaminya juga mendukung cita – citanya.

Dengan ketekunan dan kegigihan dari beliau dan suaminya mendirikan sekolahan wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Madiun, Cirebon, dan Malang.

Sekolahan tersebut diberi nama dengan dengan sekolahan kartini.

Pada tanggal 17 September 1904 Kartini meninggal dunia pada usia 25 saat melahirkan anak pertama dan satu – satunya.

Lalu, kisah beliau jadi pelopor emansipasi wanita ditanah jawa.

Kemudian, kisah R.A Kartini di bukukan oleh Abendanon dengan judul “Door Duistemis Tot Licht” atau yang di kenal dengan “Habis Gelap Terbitlah Terang”

Buku ini udah menginspirasi wanita di Indonesia gak cuma pada waktu itu, tapi sampai sekarang juga masih.

3. Reorientasi

Kamu gak boleh melupakan jasa R.A Kartini, tapi kamu harus mengenang jasa dan meniru sifatnya yang pantang menyerah terhadap masalah apapun. Karena, setia masalah pasti ada jalan keluarnya.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai Teks Cerita Sejarah yang perlu kalian ketahui.

Semoga dengan adanya ulasan diatas, bisa menambah wawasan dan pengetahuan kalian semuanya, terima kasih banyak. 

XII IPS
ELEKTRONIKA
1.DOWNLOAD APP BLYNK DI PLAYSTORE
2.BUAT AKUN BLYNK
3.BUKA EMAIL ANDA LALU ADA INBOOK DARI BLYNK " COPY AUTH TOKEN DI BUKU ANDA" 
4.SCREEN SHOOT APP BLYNK APABILA SUDAH DAFTAR
5. SELESAI

QUR'AN HADITS
Menjelaskan Dalil Al-Qur,an atau Hadits

@silahkan masuk ke classroom dengan mengisi daftar hadir terlebih dahulu, dan mohon bergabung dengan mempergunakan nama sesuai yang terdaftar di madrasah.
@tugas terlampir di classroom
@tugas dikirim ke google classroom dengan kode e2kbkt2

BAHASA INDONESIA
Pelajari dan buat catatannya boleh di rangkum. 
Teks Cerita Sejarah
Pengertian Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai sejarah.

Atau,

Definisi lainnya yaitu teks cerita yang berdasarkan catatan – catatan peristiwa masa lampau dikembangkan berdasarkan bukti – bukti yang ditemukan yang nantinya jadi teks kenyataan sejarah.

Fungsi Teks Cerita Sejarah

Fungsi Teks Cerita Sejarah

Ada beberapa fungsi dari teks cerita sejarah ini, diantaranya yaitu:

Fungsi edukatif, yaitu bisa dijadikan petunjuk dan pelajaran kehidupan buat manusia dalam berperilaku.
Fungsi rekreatif, yaitu bisa memberikan rasa gembira dan senang kepada si pembaca tersebut.
Fungsi inspiratif, yaitu bisa memberikan inspirasi, imajinasi, dan kreatifitas buat keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara buat lebih baik lagi.
Fungsi intruktuf, yaitu sebagai alat bantu dalam pembelajaran.
Ciri – Ciri Teks Cerita Sejarah


Ciri - Ciri Teks Cerita Sejarah

Dibawah ini, ada beberapa ciri – ciri dari sebuah teks cerita sejarah, diantaranya sebagai berikut:

Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian.
Bentuk teks tersebut yaitu teks cerita sejarah (recount).
Struktur teksnya: Orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
Umumnya, sering memakai konjungsi temporal.
Berisikan sebuah fakta yang terjadi.
Struktur Teks Cerita Sejarah

Struktur Teks Cerita Sejarah

1. Orientasi

Pada bagian orientasi ini berisi tentang pengenalan atau pembukaan dari teks cerita sejarah.


Biasanya, berisi mengenai penjelasan singkat dari suatu peristiwa yang akan diceritakan di dalam sebuah teks cerita sejarah.

2. Insiden atau Urutan Kejadian

Pada bagian insiden ini, berisi mengenai rekaman peristiwa sejarah yang terjadi yang disampaikan menurut urutan kejadian atau waktu dari awal kejadian sampai pada akhir kejadian tersebut.

Bagian ini merupakan bagian pokok dari teks cerita sejarah yang biasanya dituliskan secara rinci dan mendetail, jadi para pembaca akan lebih memahami hal apa sebenarnya yang terjadi pada masa lalu.

3. Reorientasi

Reorientasi merupakan bagian akhir dari sebuah teks cerita sejarah tersebut.

Biasanya pada bagian ini berisi mengenai komentar pribadi dari si penulis itu sendiri mengenai kejadian yang ditulisnya.

Tapi, ada juga beberapa teks cerita sejarah yang gak menambahkan bagian penutup ini. Itu sah-sah aja, karena bagian ini cuma sebagai opsi atau pilihan aja.

Jenis – Jenis Teks Cerita Sejarah

Jenis - Jenis Teks Cerita Sejarah

Jenis – jenis teks cerita sejarah ini dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu sejarah fiksi dan sejarah non-fiksi. Berikut ini, penjelasannya!

1. Sejarah Fiksi
a. Novel

Novel merupakan karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, umumnya dalam bentuk cerita. Penulisnya disebut juga dengan novelis.

b. Cerpen

Cerpen yaitu cerita pendek berbentuk prosa naratif fiktif. Cenderung padat dan langsung pada tujuannya, dibandingkan dengan karya fiksi lainnya yang umumnya lumayan panjang.

c. Legenda

Legenda merupakan cerita prosa rakyat yang dianggap oleh sebagian orang adalah sesuatu yang benar – benar terjadi.

d. Roman

Roman atau kisah percintaan yaitu jenis karya sastra berbentuk prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan jiwa masing – masing.

2. Sejarah Non-Fiksi
a. Biografi

Biografi merupakan keterangan kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain.

b. Autobiografi

Autobiografi merupakan kisah atau keterangan hidup seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri.

c. Cerita Perjalanan

Cerita perjalanan merupakan teks yang menceritakan tentang perjalanan.

d. Catatan Sejarah

Catatan sejarah merupakan teks yang menceritakan fakta atau kejadian di masa lalu dan menjadi latar belakang sesuatu yang mempunyai nilai sejarah.

Perbedaan Sejarah Fiksi dan Non-Fiksi

Perbedaan Sejarah Fiksi dan Non-Fiksi


Sejarah Fiksi:

Jalan cerita disusun berdasarkan dunia nyata.
Gambaran kehidupan batin seorang tokoh lebih dalam.
Pengembangan karakter tokoh gak sepenuhnya terungkap.
Menyajikan kehidupan sesuai pandangan pengarang.
Sejarah Non-Fiksi:

Tersusun oleh fakta yang objektif.
Gambaran kehidupan tokoh ditulis lebih lengkap berdasarkan fakta.
Menyajikan kehidupan sesuai data dan fakta.
Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

1. Menggunakan Pronomina

Pronomina atau kata ganti yaitu kata yang dipakai buat menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara gak langsung.

Contohnya:

Kata ganti orang pertama tunggal. Misalnya: Saya, aku, beta, sahaya
Kata ganti orang pertama jamak. Misalnya: Kami, kita
Kata ganti orang kedua tunggal. Misalnya: Kamu,engkau, kau, anda, dikau
Kata ganti orang kedua jamak. Misalnya: Kalian
Kata ganti orang ketiga tunggal. Misalnya: Dia, ia, beliau, -nya
Kata ganti orang ketiga jamak. Misalnya: Mereka
2. Menggunakan Frasa Adverbial

Frasa adverbial merupakan kata yang menunjukkan kejadian atau peristiwa, waktu, dan juga tempat.

3. Menggunakan Verba Material


Verba material merupakan kata yang dipakai buat menunjukkan suatu aktivitas yang memakai fisik dalam melakukannya.

Contohnya: Membaca, mendorong, melempar, dan lain sebagainya.

4. Menggunakan Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal atau kata sambung waktu ini gunanya buat menata urutan – urutan peristiwa yang di ceritakan.

Teks cerita sejarah ini banyak memanfaatkan konjungsi temporal (kata penghubung waktu). Contohnya: Kemudian, setelah, lalu, dan lainnya.

5. Menggunakan Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan kalimat yang terdiri atas dua kalimat atau lebih yang digabungkan menjadi satu kalimat.

Contoh kalimat:

Pada akhirnya, Belanda mengakui kedaulatan Indonesia dalam konverensi yang diadakan di Den Haag.

Keterangannya:

“Pada akhirnya” = Ket
“Belanda” = S
“Mengakui” = P
“Kedaulatan Indonesia” = O
“Dalam konverensi” = Ket
“Yang diadakan di Den Haag” = Ket
Cara Membuat Teks Cerita Sejarah

Cara Membuat Teks Cerita Sejarah

Dibawah ini ada beberapa cara membuat teks cerita sejarah, terdiri atas:

Mencari ide gagasan dalam Wacana yang berisi berbagai sejarah, dengan begitu kita akan dapat membuat Orientasi yang merupakan pengenalan dari suatu kejadian. Caranya yaitu dengan mencari jawaban dari 5W 1H dalam Wacana tersebut. Contohnya : Apa yang terjadi? Kapan hal tersebut terjadi? Siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut? Bagaimana peristiwa tersebut terjadi? Dan Mengapa peristiwa tersebut terjadi?
Menganalisa urutan peristiwa dengan mengidentifikasi masalah dan menulis kronologi kejadian/peristiwa secara bertahap.
Mengulas kembali isi dari Teks tersebut dan menulis ulang menggunakan bahasa sendiri sesuai analisa struktur paragraf yang udah di lakukan sebelumnya. Bagian ini Optional, artinya boleh aja gak menyertakan tahapan ini.
Menyempurnakan Teks dengan memperhatikan EYD ataupun tata bahasa supaya lebih mudah dipahami oleh si pembaca.
Contoh Teks Cerita Sejarah


Contoh Teks Cerita Sejarah

Contoh Teks Pribadi Pahlawan R.A Kartini

1. Orientasi

Raden Ajeng Kartini atau yang kita kenal dengan Ibu Kartini. Dia adalah salah satu keturunan keluarga terpandang yang lahir pada tanggal 21 April 1879.

Dan keluarganya yang mewariskan suatu hal yaitu pendidikan. Beliau pernah duduk dibangku sekolah dasar sampai tamat sekolah sekolah dasar.

Beliau gak pernah puas akan ilmu pengetahuan dan membuat beliau ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tapi, ayahnya gak sependapat dengan beliau buat melanjutkan pendidikanya. Tahu sikap ayahnya seperti itu, beliau sedih tapi gak bisa mengubah keputusan ayahnya.

2. Peristiwa dan Masalah

Adat dikeluarganya yaitu seorang gadis atau wanita yang belum menikah belum dibolehkan keluar rumah atau juga disebut dipingit.

Buat mengisi waktu luangnya beliau membaca buku ilmu pengetahuan yang dia miliki.

Beliau emang gemar membaca atau kutu buku dan jadi keseharianya saat banyak waktu luang.

Bahkan dia gak takut buat bertanya kepada ayahnya, kalo dia gak mengerti atau kurang paham.

Kartini mempunyai teman yang banyak di Belanda dan sering bekomunikasi dengan mereka.

Bahkan pernah meminta kepada Mr.J.H. Abendanon buat memberikan dirinya beasiswa buat bersekolah di Belanda.

Belum sempat menyampaikan keinginanya beliau dinikahkan dengan Adipati Rembang yang bernama Raden Adipati Oyodiningrat.

Walaupun begitu beliau gak berhenti buat bercita – cita dan karena suaminya juga mendukung cita – citanya.

Dengan ketekunan dan kegigihan dari beliau dan suaminya mendirikan sekolahan wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Madiun, Cirebon, dan Malang.

Sekolahan tersebut diberi nama dengan dengan sekolahan kartini.

Pada tanggal 17 September 1904 Kartini meninggal dunia pada usia 25 saat melahirkan anak pertama dan satu – satunya.

Lalu, kisah beliau jadi pelopor emansipasi wanita ditanah jawa.

Kemudian, kisah R.A Kartini di bukukan oleh Abendanon dengan judul “Door Duistemis Tot Licht” atau yang di kenal dengan “Habis Gelap Terbitlah Terang”

Buku ini udah menginspirasi wanita di Indonesia gak cuma pada waktu itu, tapi sampai sekarang juga masih.

3. Reorientasi

Kamu gak boleh melupakan jasa R.A Kartini, tapi kamu harus mengenang jasa dan meniru sifatnya yang pantang menyerah terhadap masalah apapun. Karena, setia masalah pasti ada jalan keluarnya.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai Teks Cerita Sejarah yang perlu kalian ketahui.

Semoga dengan adanya ulasan diatas, bisa menambah wawasan dan pengetahuan kalian semuanya, terima kasih banyak atas kunjungannya sahabat

Popular Posts