7 Kesalahan yang Bikin Anda Payah jadi Programmer Pemula

Mungkin Anda pernah mengalami, ketika bikin program, awalnya cepat selesai. Tapi ketika muncul error, sampek seminggu nggak ketemu-ketemu masalahnya.
Boro-boro nemu solusi, masalahnya aja nggak ketemu. 
Oiya, Newbie adalah istilah bagi pemula, termasuk programmer pemula.
Anda yang sudah jago, boleh share status ini pada newbie yang sering tanya-tanya tanpa mau berusaha cari solusi google dulu... 
.
Ngomong2, saya bukan programmer hebat, tapi dulu saya juga pernah ngalami kisah yang seperti itu. Setidaknya, saat ini saya bisa bikin program dengan banyak bahasa, baik web, desktop, mobile, hingga embedded system.
Meski tdk semua bahasa saya tekuni, tapi saya sering utak-atik javascript, matlab, processing, vb, delphi, java, python, php, atau yang lain. Namun demikian, dulu fokus saya di Java, lalu geser ke PHP, saat ini geser ke C, khususnya untuk pemrograman Arduino.
.
Saya tdk bermaksud untuk menyombongkan diri atau semacamnya. Saya ingin share bahwa ada beberapa kesalahan yang kadang dilakukan oleh programmer pemula. Karena kesalahan tersebut, setelah berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, kemampuan pemrograman seseorang jadi stagnan, begitu-begitu saja.
Begitu-begitu saja pusingnya saat mau mulai coding. Begitu-begitu saja puyengnya saat ada eror yang ga ketemu-ketemu.
.
Anda boleh simak ke-7 kesalahan di bawah ini, siapa tahu ada yang cocok.
Sebelum Anda menyimak hingga selesai, kira-kira kalau kita bikin group untuk belajar Arduino yang khusus membahas tentang isi ebook Arduino untuk Pemula, apa ada yang mau join ya? Biar belajarnya bisa lebih fokus...
.
.
1. Terlalu Fokus pada Bahasa
=========================
Fokus pada bahasa tertentu bukan berarti harus mempelajari semua bahasa, bukan, sama sekali bukan.
Yang saya maksud, ketika belajar pemrograman, fokuslah pada algoritmanya, jangan fokus pada bahasanya.
Logika dan algoritma adalah inti dari semua bahasa pemrograman.
Ketika membuat program, pahami yang Anda tulis, pahami setiap baris. Pahami setiap perintah, pahami maksud baris programnya.
.
.
2. Menyepelekan Catatan & Flowchart
================================
Otak kita tdk terus2an bisa mengingat apa yg ingin diingat. Kita pasti pernah mengalami lupa.
Sebab, otak kita dicipta bukan hanya untuk menyimpan dan mengingat layaknya hardisk. Otak kita juga diciptakan utk berkreasi, mencipta sesuatu.
Oleh sebab itu, kita perlu mencatat. Membuat dokumentasi.
Sehingga, ketika kita baru kembali dari liburan di pantai atau gunung. Ketika kita kembali duduk di depan komputer atau laptop untuk mulai melanjutkan program, kita tinggal membuka catatan apa saja yg telah kita kerjakan sebelumnya. Tidak perlu mengingat dengan berpikir keras "sampai dimana program yang dikerjakan minggu lalu...?"
.
Begitu juga daya imajinasi kita, kemampuan visualisasi kita kadang encer kadang beku. Setiap alur program yg akan kita buat, akan lebih mudah jika kita rancang flowchartnya.
Mmebuat flowchart adalah proses visualisasi alur kerja program, dan ini tidak bisa dipikirkan sambil jalan. Harus ada waktu khusus untuk berpikir mendalam tentang program akan kita buat.
Jika kita sudah punya flowchart, kita tidak akan bingung mau mulai dari mana. Jika salah satu bagian program selesai, kita tidak akan bingung selanjutnya mau membuat apa.
.
Oiya, Anda boleh beri saran atau curhat di komentar ya... kira-kira apa kesulitan yang sering Anda temukan saat belajar bahasa pemrograman dan butuh bimbingan?
Kita usahakan bikin tulisan yang bisa menjawab masalah-masalah Anda nantinya... 
.
.
3. Tidak Belajar Cara Debug Program
================================
Mendebug program adalah hal penting untuk memastikan apakah alur data yang kita inginkan sudah seusuai atau belum.
Apakah stringnya sudah diproses sesuai yang diinginkan, apakah proses substring sudah berjalan dengan benar, apakah penggunaan if dan penanganan ketika data tidak sesuai sudah benar, apakah penggunaan for dan while sudah benar?
Semua itu akan kita ketahui ketika kita menambahkan info-info dan keterangan baik keterangan inline di source code atau mencetak variabel-variabel penting lainnya.
.
Kalau ditakdirkan program error, maka cari tahu pesan errornya apa. Copy pesan errornya, lalu paste di google. Pasti banyak orang yang pernah ngalami error seperti itu.
Yang perlu kita ingat baik-baik, setiap error yang kita temukan, pasti ada banyak programmer di luar sana yang pernah ngalami error seperti itu dan menuliskan solusinya di internet.
.
Jadi, jangan anggap error yang Anda temukan itu khusus untuk Anda. Beda dengan jodoh, tiap orang ada jodohnya masing-masing. 
.
.
4. Nyontek tanpa Dipahami
===================================
Nyontek program dari buku tanpa dipahami maksudnya, asal ketik, compile, run. Kalau bisa, bahagia. Kalau error, bingung.
Kita harus memahami maksud dari setiap karakter yang kita ketik. Apalagi bahasa pemrogram yang case sensitive, yang membedakan huruf besar dan kecil.
Setiap karakter, seperti tanda koma, titik koma, tanda kurung, tanda petik tunggal, petik ganda, hingga tanda seru. Sebab, kurang titik koma saja, program bisa nggak jalan. Sebab, salah tanda kurung saja, program jadi error.
.
.
5. Kurang Latihan
==========================
Jika Anda ingin jadi programmer, tapi setiap hari aktifitasnya nge-game. Anda akan jadi Gamer, bukan Programmer!
Menjadi programmer berarti harus melatih otot logika. Mengumpulkan pengalaman dalam menemukan pesan error, mencari penyebab error, dan mencari solusinya.
Sama halnya Anda ingin punya perut sixpack atau ingin menurunkan berat badan. Anda harus rutin berlatih. Ada banyak game yang bisa dipakai untuk melatih kemampuan logika dan mengasah kemampuan coding.
.
Jika Anda punya masalah ketika ingin belajar jadi programmer, boleh curhatin di komentar ya... boleh ngasi saran, kira-kira panduan apa yang ingin Anda dapatkan... 
.
.
6. Copas Mentah-mentah
============================
Ini adalah penyakit programmer pemula yang ingin instan dan bermental alay. Nyari program di google, nemu, copas, compile, error, lalu bingung setengah mati dan koar-koar tanya di group, "Halo master, programku kok error ya?"
Baca dulu source codenya satu-satu, cari masalahnya.
.
Copas itu sah-sah saja, saya pun dulu sering copas, bahkan sampai sekarang kalau buru-buru ya biasanya juga copas. Tapi cara copasnya tidak serta-merta copas begitu saja.
Cari source code di internet yang cocok, copas bagian pentingnya saja. Baca satu-satu. Sesuaikan variabel yang penting. Buang variabel yang tidak digunakan.
Dengan begitu, program yang kita buat adalah clean program. Maksudnya, program kita tidak berisi variabel atau source code sampah yang tidak digunakan.
Semua bagian program kita ketahui fungsinya. Sehingga ketika ada error, kita bisa memprediksi bagian mana yang bisa kita tuduh jadi biang keladinya. 
.
Oiya, supaya dapat update tips bermanfaat berikut2nya, Anda harus klik tombol LIKE page / SUKA halaman kami ya... Oke, selanjutnya kita bahas kesalahan programmer pemula yang terakhir, kesalahan yang bikin programmer pemula stagnan di level pemula... *setia nich yeee... hehe 
.
.
7. Malas Merancang
======================
Kata Abraham Lincoln, mantan presiden Amerika :
“Jika saya diberi waktu tiga jam untuk menebang pohon, saya akan menghabiskan dua jam pertama untuk mengasah kapak saya.”
.
Mengasah kapak berarti menyiapkan segala sesuatu sebelum beraksi, mematangkan konsep sebelum eksekusi, membuat rancangan sebelum implementasi.
.
Ketika kita membuat program yang cukup kompleks tanpa membuat rancangan terlebih dahulu, mungkin cepat selesai, mungkin tidak pernah dimulai, atau mungkin tidak akan pernah selesai.
Misal cepat selesai, ketika ada revisi atau perubahan, kemungkinan akan banyak merombak program. Sebab tidak ada prediksi-prediksi sebelumnya.
Ada sebagain orang ingin buat program, duduk di depan komputer, tidak tahu harus mulai dari mana. Nah, itulah salah satu hal yang terjadi ketika kita tidak punya rancangan.
Merancang adalah proses visualisasi interface, visualisasi alur data dalam betuk blok diagram dan flowchart, atau semacamnya.
.
Membuat program akan cepat ketika kita sudah punya rancangannya.
Dalam membuat project, saya biasanya menanyakan hal-hal detail tentang perkiraan tampilan, aksi-aksi tombol, dan akan sangat banyak pertanyaan di awal sebelum project tersebut deal.
Ketika semua sudah terbayangkan, buat oret-oretan sederhana, blog diagram secukupnya, dan pembuatan program bisa lebih cepat karena setiap hari punya progress apa saja yang harus diselesaikan hari itu.
Tidak mengalir begitu saja mengikuti arus pikiran yang terbayang di kepala, sebab yang pasrah mengikuti arus air hanyalah kotoran. Hehe...
.

Popular posts